Selamat Datang di Web:

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA
IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA
BULULAWANG-MALANG-JAWA TIMUR

Saturday, 4 June 2011

Adab Tidur dan Bangun

A. ADAB TIDUR DAN BANGUN


1. Muhasabah; Hendaklah menghitung-hitung sesaat
sebelum tidur, mengoreksi segala perbuatan yang
telah ia lakukan di siang hari. Ini sangat dianjurkan
bagi setiap muslim. Lalu jika ia dapatkan
perbuatannya itu baik, maka hendaknya memuji
Allah  , jangan memuji diri sendiri, dan jika
sebaliknya, maka hendaknya segera memohon
ampunan-Nya, kembali dan bertobat kepada-Nya.
2. Tidurlah seawal mungkin, jangan larut malam,
berdasarkan hadits yang bersumber dari `Aisyah d
“Bahwasanya Rasulullah n tidur pada awal malam
dan bangun pada penghujung malam, lalu beliau
melakukan shalat.” (Muttafaq `alaih)
3. Berwudhulah sebelum tidur dan berbaring miring ke
sebelah kanan. Sahabat Rosulullah, Al-Bara’ bin
`Azibz menuturkan, Rasulullah n bersabda, “Apabila
kamu akan tidur, maka berwudhu’lah sebagaimana
wudhu’ untuk shalat, kemudian berbaringlah
dengan miring ke sebelah kanan...” Dan tidak
mengapa berbalik ke sebelah kiri nantinya.
4. Kibaskan sprei tiga kali sebelum berbaring,
berdasarkan hadits Abu Hurairahz bahwasanya
Rasulullah n bersabda, “Apabila seorang dari kalian
akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah
mengirapkan kain tempat tidurnya itu terlebih
dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di
atasnya...” Di dalam satu riwayat dikatakan, “Tiga
kali.” (Muttafaq `alaih)
82 Adab Islami
5. Berbaringlah dengan miring kanan. Jangan tidur
tengkurap. Abu Dzarz menuturkan, “Nabi n pernah
lewat di dekatku, di saat itu aku sedang tengkurap,
maka Nabi membangunkanku dengan kakinya sambil
bersabda, ”Wahai Junaidab (panggilan Abu Dzar),
sesungguhnya berbaring seperti ini (teng-kurap)
adalah cara berbaringnya penghuni neraka.” (HR.
Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Al-Albani)
6. Jangan tidur di atas dak terbuka, karena di dalam
hadits yang bersumber dari `Ali bin Syaiban z
disebutkan bahwasanya Nabi n telah bersabda,
“Barangsiapa yang tidur malam di atas atap rumah
yang tidak ada penutupnya, maka hilanglah
jaminan darinya.” (HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab
Al-Mufrad dan dinilai shahih oleh Al-Albani).
7. Tutuplah pintu, jendela, dan memadamkan api dan
lampu sebelum tidur. Dari Jabir z diriwayatkan
bahwa sesungguhnya Rasulullah n telah bersabda,
“Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu
akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat
bejana-bejana dan tutuplah makanan dan
minuman.” (Muttafaq ’alaih)
8. Baca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari Surah Al-
Baqarah, Surah Al-Ikhlas dan Al-Mu`awwidzatain
(Al-Falaq dan An-Nas), karena banyak hadits-hadits
shahih yang menganjurkan hal tersebut.
9. Baca do’a-do’a dan dzikir yang keterangannya shahih
dari Rasulullah n, seperti :



“Ya Allah, peliharalah aku dari adzab-Mu pada hari
Engkau membangkitkan kembali segenap hamba-
Mu.” Dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud dan
dihasankan oleh Al-Albani)
Dan ucapkan,



“Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku mati dan
aku hidup.” (HR. Al-Bukhari)
10. Apabila di saat tidur merasa kaget atau gelisah atau
merasa ketakutan, maka disunnatkan (dianjurkan)
berdo’a dengan do’a berikut ini :



“Aku berlindung dengan Kalimatullah yang
sempurna dari murka-Nya, kejahatan hamba-
hamba-Nya, dari gangguan syetan dan kehadiran
mereka kepadaku.” (HR. Abu Dawud dan dihasankan
oleh Al-Albani)
11. Bila bermimpi baik, maka bergembiralah dan
ceritakan hanya kepada orang yang senang
kepadamu. Bila mimpi buruk, maka meludahlah ke
kiri tiga kali, baca ta’awudz jangan diceritakan kepada
orang lain, dan pindahlah posisi tidur, atau
bangunlah dan shalatlah.
12. Ketika bangun tidur hendaknya ucapkan, Doa Bangun Tidur



“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan
kami setelah kami dimatikan-Nya, dan kepada-Nya
lah kami dikembalikan.” (HR. Al-Bukhari).
Atau dengan ayat penutup Ali Imran, kemudian
shalat (HR. Al-Bukhari 103, Muslim 763, Ahmad
2165, An-Nasai 1620, Abu Dawud 58)

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys